Broadcast Berita UNISA Via Email (Gmail)

Gmail mempunyai kemampuan untuk menayangkan layout HTML yang menjadikan tampilan dari email tidak monoton. Layout HTML dapat kita tulis manual atau melalui template yang kita dapat dari Extension Browser Chrome. Sehingga dapat disimpulkan untuk menjadikan email kita bisa memuat halaman HTML maka kita memerlukan browser Chrome dan tambahan Extension.

Extention tambahn yang diperlukan minimal 3 buah

  1. Free HTML Editor for Gmail™
  2. Gmail™ Email Templates
  3. HTML Inserter for Gmail™

Langkah memasang ke tiga Extension tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Masuk ke https://chrome.google.com/webstore
  2. Cari dan pilih ke tiga Extension di atas
    Sebagai contoh kita cari dan pasang “Free HTML Editor for Gmail”, lihat gambar di bawah ini:

    Add-Extension Chrome
    Add-Extension Chrome

    (1) Lakukan pencarian Extension yang kita perlukan
    (2) Pasang (Add to Chrome) Extension tersebut

  3. Jika semua sudah terpasang maka di browser Chrome kita akan terdapat Extension-extention yang kita pasang tadi. lihat gambar di bawah ini
    Extension di Chrome yang terpasang
    Extension di Chrome yang terpasang

    Untuk melihatnya dapat melalui URL Address dengan mengisi (1) chrome://extensions/ atau lewat (2) Customize and control Google Chrome pilih (3) more tools pilih (4) Extension, lihat gambar di bawah ini:

    Cara lihat Extension di Chrome
    Cara lihat Extension di Chrome

    (1) chrome://extensions/
    (2) Customize and control Google Chrome
    (3) more tools
    (4) Extension

Icon baru pada Opsi New Email

 

Setelah semua terpasang saatnya menggunakan ke tiga Extension yang terpasang tadi. Langkah awalnya tentu saja buat email baru dan lihat bagian bawah (icon-icon) bersebelahan dengan tombol Send (Kirim) sekarang sudah terdapat tambahan icon baru dari ke tiga Extension terebut, lihat gambar di samping ini:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mode Source Code

Jika kita expert dalam penulisan HTML bisa langsung pilih (1) Free HTML Editor for Gmail dan menggunakan mode Source Code, yang tampilannya dapat dilihat pada gambar di samping ini:

 

 

 

 

Mode Design
Mode Design

Jika kita terbiasa dengan desain mode maka kita pilih pada opsi Design, lihat gambar di samping ini:

 

 

 

 

 

Untuk membuat desain lebih mudah maka gunakan pilihan (2) Gmail Email Templates, lihat gambar berikut ini:

Mode Insert Template

Setelah Insert Template dipilih maka akan keluar jendela ke dua (2) untuk memilih template, setelah template dipilih maka template tersebut akan berda pada jendela editor email baru (3).

Untuk mengedit template tersebut kembali gunakan pilihan opsi (1) Free HTML Editor for Gmail.

Hasil dari penggunaan Extension tersebut dapat dilihat pada UNISA News yang berbasiskan email. Lihat gambar di bawah ini:

Unisa News berbasis email
Unisa News berbasis email

Setelah itu tinggal kita kirim ke alamat-alamat email yang kita kehendaki

Membuat Template Pesentasi Sendiri

Kadang kita bingung ketika akan membuat sebuah presentasi mengenai sesuatu hal, misalnya kita akan mempresentasikan sebuah mata pelajaran, seminar tentang produk atau apapun yang memerlukan sebuah kegiatan presentasi. Salah satu bingungnya di mana? Misalnya pertanyaan itu ada pada diri kita. Bingungnya ketika kita akan memilih template yang sesuai dengan tema presentasi kita. Jangan khawatir, kita bisa membuat template sendiri sesuai dengan yang kita inginkan. Kita hanya perlu sedikit mengerti mengenai editing gambar dan bagaimana memasukkan gambar tersebut menjadi template pada sebuah software presentasi, misalnya LibreOffice Impress atau Microsoft Power Point.
Langkah-langkahnya:

  1. Siapkan gambar dan olah dengan perangkat lunak editing gambar yang paling disukai, misalnya Gimp, Adobe Photoshop.
  2. Daftarkan gambar yang sudah jadi tersebut ke dalam template presentasi yang akan dibuat.
    • Buka LibreOffice Impress
    • Pilih menu View – Master – Slide Master
      Lihat gambar di bawah:
      impress1
    • Kemudian akan terbuka jendela Master View
      Lihat gambar di bawah:
      impress2
    • Kemudian pilih menu file Format – Area
      Lihat gambar di bawah:
      impress3
    • Kemudian akan terbuka jendela Area
      Pilih menu Bitmaps – Import
      Lihat gambar di bawah:
      impress4
    • Klik Import maka akan terbuka jendela di mana kita dapat mengambil gambar yang telah kita buat sebelumnya.

Serunya berkreasi dengan QR Code

QR Code atau Kode QR

Diambil dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Kode QR atau biasa dikenal dengan istilah QR Code adalah bentuk evolusi kode batang dari satu dimensi menjadi dua dimensi. Penggunaan kode QR sudah sangat lazim di Jepang Hal ini dikarenakan kemampuannya menyimpan data yang lebih besar dari pada kode batang sehingga mampu mengkodekan informasi dalam bahasa Jepang sebab dapat menampung huruf kanji. Kode QR telah mendapatkan standardisasi internasional dan standardisasi dari Jepang berupa ISO/IEC18004 dan JIS-X-0510 dan telah digunakan secara luas melalui ponsel di Jepang.

Definisi

Kode QR adalah suatu jenis kode matriks atau kode batang dua dimensi yang dikembangkan oleh Denso Wave, sebuah divisi Denso Corporation yang merupakan sebuah perusahaan Jepang dan dipublikasikan pada tahun 1994 dengan fungsionalitas utama yaitu dapat dengan mudah dibaca oleh pemindai QR merupakan singkatan dari quick response atau respons cepat, yang sesuai dengan tujuannya adalah untuk menyampaikan informasi dengan cepat dan mendapatkan respons yang cepat pula. Berbeda dengan kode batang, yang hanya menyimpan informasi secara horizontal, kode QR mampu menyimpan informasi secara horizontal dan vertikal, oleh karena itu secara otomatis Kode QR dapat menampung informasi yang lebih banyak daripada kode batang.

Kode QR
Kode QR

Perkembangan penggunaan Kode QR

Awalnya kode QR digunakan untuk pelacakan kendaraan bagian di manufaktur, namun kini kode QR digunakan dalam konteks yang lebih luas, termasuk aplikasi komersial dan kemudahan pelacakan aplikasi berorientasi yang ditujukan untuk pengguna telepon selular. Di Jepang, penggunaan kode QR sangat populer, hampir semua jenis ponsel di Jepang bisa membaca kode QR sebab sebagian besar pengusaha di sana telah memilih kode QR sebagai alat tambahan dalam program promosi produknya, baik yang bergerak dalam perdagangan maupun dalam bidang jasa. Pada umumnya kode QR digunakan untuk menanamkan informasi alamat situs suatu perusahaan.

Fungsi kode QR

Kode QR berfungsi bagaikan hipertaut fisik yang dapat menyimpan alamat dan URL, nomer telepon, teks dan sms yang dapat digunakan pada majalah, surat harian, iklan, pada tanda-tanda bus, kartu nama ataupun media lainnya. Atau dengan kata lain sebagai penghubung secara cepat konten daring dan konten luring. Kehadiran kode ini memungkinkan audiens berinteraksi dengan media yang ditempelinya melalui ponsel secara efektif dan efisien. Pengguna juga dapat menghasilkan dan mencetak sendiri kode QR untuk orang lain dengan mengunjungi salah satu dari beberapa ensiklopedia kode QR . Kode QR dapat digunakan untuk kepentingan komersial dan kepentingan umum.

Kepentingan komersial

Desain QR memungkinkan penggunanya untuk memasukkan logo perusahaan, klip video ataupun foto ke kode QR, tanpa menghilangkan substansi informasi apapun dari sumber yang dimasukkan.

Kepentingan umum

Kode QR dapat dimanfaatkan sebagai keamanan makanan dengan cara menambahkan kode QR yang berisikan data-data mengenai kandungan nutrisi dan masa kadaluarsa pada tiap label makanan sehingga pelanggan dapat merasa lebih aman dalam memilih makanan yang dibeli sebab mereka dapat mengetahui informasi-informasi tentang makanan tersebut.
Selain itu kode QR juga dapat diberikan di halte bus, sehingga penumpang dapat mengetahui keberadaan bus yang sedang ditunggu. Cara kerjanya adalah dengan memberikan hipertaut ke kamera CCTV di setiap jalan melalui koneksi internet pada ponsel. Lebih lanjut lagi, kode QR dapat dipasang pada kartu pelajar, sehingga akan mempermudah proses absensi siswa, dan mempermudah akses bagi para siswa,guru, dan orang tua murid kepada informasi proses belajar mengajar.

Cara penggunaan kode QR

Kode QR dapat digunakan pada ponsel yang memiliki aplikasi pembaca kode QR dan memiliki akses internet GPRS atau WiFi atau 3G untuk menghubungkan ponsel dengan situs yang dituju via kode QR tersebut. Pelanggan, yang dalam hal ini adalah pengguna ponsel hanya harus mengaktifkan program pembaca kode QR, mengarahkan kamera ke kode QR, selanjutnya program pembaca kode QR akan secara otomatis memindai data yang telah tertanam pada kode QR. Jika kode QR berisikan alamat suatu situs, maka pelanggan dapat langsung mengakses situs tersebut tanpa harus lebih dulu mengetikkan alamat dari situs yang dituju. Jika ingin mengakses kode QR dengan ponsel tanpa kamera, maka hal pertama yang harus dilakukan oleh pengguna adalah dengan menjalankan terlebih dahulu aplikasi peramban yang ada pada ponsel, lalu masukkan URL halaman yang bersangkutan, selanjutnya masukkan ‘ID’ atau 7 digit nomor yang tertera di bawah kode dan klik tombol Go, maka pengguna akan memperoleh konten digital yang diinginkan. Hal ini tentu mempermudah pelanggan dalam mendapatkan informasi yang ditawarkan oleh pemilik usaha. Jenis-Jenis aplikasi yang dapat membaca kode QR sudah tersebar di internet, baik pengguna Android atau telepon pintar lainnya.

Kelebihan kode QR

Kode QR memiliki kapasitas tinggi dalam data pengkodean, yaitu mampu menyimpan semua jenis data, seperti data numerik, data alphabetis, kanji,kana,hiragana,simbol,dan kode biner. Secara spesifik, kode QR mampu menyimpan data jenis numerik sampai dengan 7.089 karakter, data alphanumerik sampai dengan 4.296 karakter, kode binari sampai dengan 2.844 byte, dan huruf kanji sampai dengan 1.817 karakter. Selain itu kode QR memiliki tampilan yang lebih kecil daripada kode batang. Hal ini dikarenakan kode QR mampu menampung data secara horizontal dan vertikal, oleh karena itu secara otomatis ukuran dari tampilannya gambar kode QR bisa hanya seperspuluh dari ukuran sebuah kode batang. Tidak hanya itu kode QR juga tahan terhadap kerusakan, sebab kode QR mampu memperbaiki kesalahan sampai dengan 30%. Oleh karena itu, walaupun sebagian simbol kode QR kotor ataupun rusak, data tetap dapat disimpan dan dibaca. Tiga tanda berbentuk persegi di tiga sudut memiliki fungsi agar simbol dapat dibaca dengan hasil yang sama dari sudut manapun sepanjang 360 derajat.

Contoh Penggunaan Kode QR


Aplikasi yang bisa digunakan untuk membuat Kode QR gratis dapat dibuka di http://goqr.me/, dan untuk membaca Kode QR tersebut dapat digunakan Smart Phone yang sudah terpasang QR Code Scanner. Sebagai contoh untuk membaca Kode QR pada halaman depan Website ini dapat digunakan QR Code dari Unitag yang sudah terpasang pada Smart Phone berbasis Android.

(Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Kode_QR, http://goqr.me/)

Logo-Open-Journal-System

Workshop a�?Pengelolaan Jurnal Elektronik Berbasis Open Journal Systema�? di STMIK AMIKOM Yogyakarta

TENTANG OJS

OJS (Open Journal System)

Open Journal Systems (OJS) is a journal management and publishing system that has been developed by the Public Knowledge Project through its federally funded efforts to expand and improve access to research.

OJS dikembangkan oleh PKP yang merupakan kependekan dari Public Knowledge Project (lihat website https://pkp.sfu.ca). PKP sendiri merupakan salah satu bagian dari Simon Fraser University. OJS dikembangkan untuk untuk memperluas dan meningkatkan akses ke penelitian dan dibiayai oleh pemerintah federal setempat. (Lebih lengkapnya lihat http://pdsi.unisayogya.ac.id/e-journal/)

WORKSHOP OJS

Peserta Workshop sebanyak 75 orang, berasal dari berbagai perpustakaan dan institusi di wilayah DIY, Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Acara tersebut diberi nama dengan Workshop ‘Pengelolaan Jurnal Elektronik Berbasis Open Journal System’.

Workshop dilaksanakan pada hari Rabu (11/11) di kampus AMIKOM. Pemateri pertama oleh Presiden FPPTI DIY (Anastasia Tri Susiati, MA.) tentang urgensi OJS untuk pengelolaan jurnal di perguruan tinggi. Acara dilanjutkan dengan pengenalan OJS, instalasi, seting OJS dan seting jurnal yang ada pada OJS. Pada sesi terakhir dilakukan simulasi unggah artikel jurnal ke sistem OJS yang dibimbing oleh Sigit Purnomo, ST., MT. menggunakan plugins Quick Submit Plugin. Quick Submit Plugin ini berfungsi untuk menjembatani proses upload artikel jurnal yang telah berbentuk file PDF dan artikel ini telah diterbitkan ke dalam jurnal cetak.

FILE-FILE YANG BISA DIUNDUH

Di bawah ini adalah file-file lampiran laporan, materi workshop dan software OJS versi portable yang berjalan di bawah OS Windows

  1. Laporan sebagai peserta workshop.
  2. Materi urgensi OJS (Anastasia Tri Susiati, MA.)
  3. Materi unggah artikel di OJS dengan Quick Submit Plugin (Sigit Purnomo, ST., MT.)
  4. Software OJS