Categories
Berita PDSI

Keluarga Ecobrick Receh: Peduli Lingkungan, Peduli Diri Sendiri

Sampah dan receh merupakan hal kecil yang seringkali diremehkan yang pasti dihasilkan oleh setiap individu dan keluarga. Ecobrick dan sedekah adalah cara agar sampah dan receh bermanfaat untuk lingkungan.

Daftar Isi

Ecobrick Receh

Peduli diri sendiri dengan cara peduli lingkungan, yaitu menabung plastik menjadi ecobrick dan menabung receh menjadi sedekah. Marilah ‘hal kecil’ tersebut dilakukan mulai dari keluarga sebagai satuan terkecil.

— Keluarga Ecobrick Receh: Peduli Lingkungan, Peduli Diri Sendiri
https://pdsi.unisayogya.ac.id/keluarga-ecobrick-receh-peduli-lingkungan-peduli-diri-sendiri/ 2022-06-11 14:13:28

5W Ekobrick Receh

Kapan (when)? Sekarang.

Di mana (where)? Di rumah masing-masing.

Siapa (who)? Setiap keluarga.

Apa (what)? Menabung plastik menjadi ekobrick dan menabung receh menjadi sedekah.

Mengapa (why)? Sampah jika dibiarkan akan menumpuk dan menjadi masalah. Receh jika dibiarkan tidak akan menumpuk dan tidak dapat menjadi solusi masalah.

1H Ecobrick Receh

  • Motivasi utama adalah diet plastik, sebisa mungkin menghindari penggunaan plastik.
  • Disarankan minum membawa botol sendiri atau menggunakan gelas non-plastik.
  • Receh tidak harus satuan uang terkecil, satuan uang terbesar-pun bisa dianggap receh, tergantung bagaimana kita memandangnya

Bagaimana caranya?

– Ecobrick: Peduli Lingkungan Alam –

Pungut botol plastik 600ml yang telah dibuang sebagai tempat menabung.

Buka atau sobek bungkus plastik yang akan dimasukkan ke botol agar tidak menggelembung, kemudian masukkan ke dalam botol.

Bobot satu ecobrick adalah 200gr tepat. Gunakan stik untuk menekan plastik agar mampat.

Peduli dengan lingkungan alam sama saja peduli dengan diri sendiri karena kita disitulah kita hidup.

– Receh: Peduli Lingkungan Masyarakat –

Minta celengan koin ke Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah (Lazis) terdekat.

Masukkan uang receh ke dalam celengan koin.

Kumpulkan celengan koin kembali ke Lazis.

Inilah harta kita yang sebenarnya, yaitu harta yang disedekahkan. Peduli dengan lingkungan masyarakat sama saja peduli dengan diri sendiri di masa mendatang.

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Hamba berkata, ‘Harta-hartaku’ “

“Bukankah hartanya itu hanyalah tiga:
yang ia makan dan akan sirna,
yang ia kenakan dan akan usang,
yang ia beri (adalah) yang sebenarnya harta yang ia kumpulkan.
Harta selain itu akan sirna dan diberi pada orang-orang yang ia tinggalkan.”

HR. Muslim 2959

– Keluarga –

Kegiatan menabung plastik dan receh tersebut dilakukan oleh keluarga agar setiap anggota keluarga dapat saling mengingatkan dan saling menguatkan. Selain itu, hal tersebut dapat menjadi sarana pendidikan bagi anak-anak agar menjadi orang yang peduli dengan lingkungan alam dan masyarakat di sekitarnya.

Demikian, semoga bermanfaat. [bst]

By basit

Biro Pengembangan Teknologi Dan Sistem Informasi

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.