Langkah Migrasi Institusi/Prodi FEEDER PDDIKTI

Peringatan

  1. Langkah yang dituliskan di sini adalah pengalaman UNISA Yogyakarta sesuai dengan konteks database yang ada di UNISA Yogyakarta. Untuk Institusi Pendidikan lain, langkah mungkin dapat berbeda.
  2. Langkah tidak dapat dibolak-balik. Perhatikan setiap langkah dengan seksama.

Persiapan

  1. Membuat pemberitahuan kepada seluruh Civitas Akademika bahwa akan dilakukan proses migrasi Institusi/Prodi, dengan konsekuensi:
    1. Mahasiswa pada prodi-prodi lama akan dikeluarkan untuk yang belum Lulus di tahun akademik perubahan. NIM akan berubah dengan tambahan karakter tertentu, untuk mempertahankan NIM yang digunakan oleh mahasiswa, misalnya dengan sebuah buah titik; “1710201001” (nim institusi/prodi baru) dan “1710201001.” (nim institusi/prodi lama)
    2. Mahasiswa yang keluar tersebut akan dimasukkan ke dalam institusi/prodi baru dengan membawa nilai ekuivalensi dengan status Pindahan
    3. Institusi/prodi yang lama tidak digunakan, kecuali untuk mendapatkan data lampau
    4. Apabila ada perubahan dan/atau penambahan data dalam masa-masa migrasi, maka kemungkinan data tidak ikut termigrasi.
  2. Backup Database
  3. Jangan masukkan data prodi/institusi lama ke dalam FEEDER terlebih dahulu
  4. Sinkron FEEDER untuk mendapatkan informasi institusi/prodi baru dari PDDIKTI

Migrasi

Sebaiknya menggunakan bantuan spreadsheet

  1. Buat Prodi baru (untuk migrasi prodi) dengan GUID baru di database Institusi
  2. Salin kurikulum dan matakuliah di database Institusi dan masukkan dengan primary key baru, GUID disesuaikan dengan GUID institusi/prodi baru yang ada di FEEDER
  3. Ubah pemetaan matakuliah ke matakuliah baru pada penawaran matakuliah yang terkena dampak dari langkah-2 di atas dan kosongkan GUID-nya di database Institusi
  4. Salin NIM dari mahasiswa yang akan di-migrasi di database Institusi (belum lulus dan tidak keluar)
  5. Ganti NIM dengan tambahan karakter tertentu, misalnya ditambahi titik dari “1710201001” menjadi “1710201001.” di database Institusi
  6. Masukkan NIM yang disalin di langkah ke-4 ke dalam basis data Institusi (kode person tidak berubah)
  7. Sesuaikan keaktifan mahasiswa (aktif, non-aktif, cuti) dan semua data yang terhubung ke NIM (seperti: KRS) dari mahasiswa langkah ke-5 ke mahasiswa di langkah ke-6 dan kosongkan GUID-nya di database Institusi
  8. Masukkan aktivitas keluar untuk semua mahasiswa langkah ke-5 di database Institusi
  9. Kosongkan semua GUID yang berhubungan dengan institusi/prodi pada tahun akademik migrasi (seperti: Tim Teaching) di database Intitusi
  10. Jika mahasiswa sudah dimasukkan ke Institusi/prodi baru oleh PDDIKTI, maka tidak perlu memasukkan mahasiswa ke dalam Feeder, tetapi jika belum maka perlu dimasukkan semua mahasiswa yang perlu dipindah ke Institusi/prodi baru ke dalam Feeder dengan status Pindahan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.