Categories
Wordpress Series

Membuat Plugin WordPress

Plugin adalah fitur tambahan yang ditambahkan untuk menambah fungsionalitas sebuah program utama. Plugin dapat dipasang dan dilepas. WordPress mengijinkan siapapun untuk membuat sendiri plugin. Risiko akibat dari memasang plugin secara sembarangan ditanggung sendiri oleh pemasang.

Daftar Isi

Membuat Plugin WordPress

Plugin merupakan fitur yang sangat bermanfaat untuk membuat konten, tetapi terkadang admin tidak menemukan plugin yang dapat memenuhi kebutuhan. Di saat itulah dorongan untuk membuat plugin wordpress muncul.

— Membuat Plugin Wordpress
https://pdsi.unisayogya.ac.id/membuat-plugin-wordpress/ 2021-01-22 14:41:25

Tentukan nama plugin, misalnya nama-plugin. Berkas minimal yang dibuat adalah nama-plugin.php dan readme.txt.

nama-plugin
|- nama-plugin.php
|- readme.txt

Membuat Plugin Manual (Contoh)

  1. Buat folder sama seperti nama plugin, misal: nama-plugin
  2. Buat folder includes untuk meyimpan berkas-berkas agar lebih rapi. Isi dengan berkas untuk menu admin dan fungsi
nama-plugin 
|- includes
   |- nama-plugin-adminmenu.php
   |- nama-plugin-functions.php
|- nama-plugin.php 
|- readme.txt
  1. Isi nama-plugin.php
<?php
/*
Plugin Name: Nama Plugin
Description: Deskripsi dari plugin
Author: Nama Anda
Version: 1.0
Network: True
License: GPLv2 or later
*/
require_once plugin_dir_path(__FILE__) . 'includes/nama-plugin-functions.php';
  1. Isi includes/nama-plugin-functions.php
<?php
// Menempelkan ke 'admin_menu' dengan menjalankan 'nama_plugin_Add_My_Admin_Link()'
add_action( 'admin_menu', 'nama_plugin_Add_My_Admin_Link' );

// Menambahkan top level menu
function nama_plugin_Add_My_Admin_Link()
{
  add_menu_page(
        'Nama Plugin', // Judul halaman
        'Nama Plugin', // Teks yang muncul di menu
        'manage_options', // Kapabilitas melihat link
        'nama_plugin/includes/nama-plugin-adminmenu.php' // link
    );
}

// Contoh fungsi yang akan digunakan sebagai shortcode
function nama_fungsi ( $atts )
{
  $result = "";
  $all_var = array_unique ( explode ( ",", $atts['var'] ) );
  if ( is_array ( $all_var ) )
  {
    foreach ($all_var as $val)
    {
      $result .= process_single ( trim( $val ) ) . " ";
    }
  }
  else
  {
    $result = process_single ( trim ( $atts['var'] ) );
  }
  return $result;
}

function process_single ( $var)
{
  return "Hallo " . $var . " ";
}
add_shortcode ('contohshortcode', 'nama_fungsi');
  1. Isi includes/nama-plugin-adminmenu.php dengan kode HTML di dalam <div class=”wrap” />. Berkas ini adalah yang akan ditampilkan di halaman admin untuk setting plugin yang telah dibuat.
<div class="wrap">
  <h1>How To Use</h1>
  <p>Keterangan. Untuk gambar menggunakan base64, <img src="data:image/png;base64,iVBORCYII=" /></p>
</div>
  1. Isi readme.txt sesuai dengan keinginan
=== Current Post ===
Contributors: usernamediwordpress.org
Tags: tag1, tag2
Requires at least: 3.0
Tested up to: 5.6
Requires PHP: 5.6
Stable tag: trunk
License: GPLv2 or later
License URI: http://www.gnu.org/licenses/gpl-2.0.html

This is a short description no more than 150 characters.

== Description ==
This is long description.

= Features =
* feature 1
* feature 2

== Screenshots ==
1. Screenshot1 description
  1. Kompres folder nama-plugin menjadi nama-plugin.zip. Plugin siap digunakan untuk pemasangan plugin secara manual atau untuk persiapan unggah plugin ke server WordPress.
  2. Coba pasang plugin secara manual.

By basit

Biro Pengembangan Teknologi Dan Sistem Informasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.